Harga minyak melonjak akibat eskalasi konflik AS-Iran yang telah meluas menjadi konfrontasi multi-negara di seluruh Timur Tengah. Serangan AS ke Iran (10 Juni 2026) Militer AS
melancarkan tiga gelombang serangan terhadap Iran selatan sebagai balasan atas penembakan helikopter Apache AS di Selat Hormuz:
Gelombang 1: Menargetkan pertahanan udara, stasiun kontrol darat, dan situs radar pengawasan di dekat Selat Hormuz
Gelombang 2: Masih berlangsung, continues menargetkan sistem pertahanan udara dan radar
Gelombang 3: Diluncurkan bersamaan dengan rudal balistik dari Isfahan Kedua pilot helikopter selamat. AS menyebut serangan ini sebagai "respons proporsional."
Balasan Iran: Kampanye Multi-Front
Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan kampanye rudal dan drone tiga front menargetkan pangkalan AS di:
Yordania (Al-Azraq): Rudal jarak jauh menghantam 4 target termasuk hanggar F-35 dan pusat komando — eskalasi substansial melampaui Teluk
Kuwait (Ali Al Salem): Serangan drone; pertahanan udara Kuwait berhasil mencegat target
Bahrain (Armada Kelima AS): Drone menargetkan instalasi radar; pertahanan udara Bahrain menangkis serangan
Total 21 target di instalasi udara dan angkatan laut AS diklaim$hantam IRGC.
Iran juga meluncurkan:
Rudal jelcharm dari Bandar Abbas ke Teluk Persia
Rudal Houthi menuju Arab Saudi
Serangan drone terhadap armada AS di Bahrain
Jika hanggar F-35 atau infrastruktur komando Al-Azraq rusak, implikasi untuk superioritas udara regional AS dan perencanaan serangan lebih lanjut sangat signifikan.
Peringatan Iran
IRGC memperingatkan siap memberikan respons menghancurkan dan menentukan terhadap tindakan militer AS lebih lanjut — bahasa yang menunjukkan Teheran memandang pertukaran ini sebagai babak pembuka, bukan akhir.
Asal Konflik
Konflik dimulai dengan jatuhnya helikopter Apache di Selat Hormuz, dalam hitungan jam telah meluas menjadi konfrontasi multi-negara yang langsung melibatkan infrastruktur pangkalan AS di seluruh wilayah.
Harga minyak melonjak pada Rabu pagi karena pasar energi menyerap kenyataan konflik kini menyebar jauh melampaui Hormuz.







