Harga emas mencapai level tertinggi dua minggu di atas $4.100 pada sesi Asia hari Rabu. Logam mulia ini tampaknya mengikuti gelombang optimisme bahwa upaya diplomatik sedang berlangsung. Namun, kekhawatiran tentang resiko inflasi yang didorong oleh energi terus memicu spekulasi kenaikan suku bunga Fed. Hal ini dapat menguatkan dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran, yang pada gilirannya dapat membatasi harga emas.
Ulasan Analisa Fundamental
Dolar AS (USD) diperdagangkan dengan nada yang lebih kuat pada hari Selasa, begitu pula emas. Logam mulia ini menjauh dari angka $4.000 dan diperdagangkan lebih dekat ke level tertinggi intraday $4.100 ambang batas psikologis. Namun, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, logam mulia ini tampaknya mengungguli USD. Kekhawatiran umum di Timur Tengah diperparah oleh ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Kanada dengan tarif besar-besaran sebesar 50% untuk berbagai barang atas klaim "diskriminasi berkelanjutan" Ottawa terhadap produk-produk Amerika, yang konon akan berlaku dalam 30 hari. Dan meskipun Trump kemungkinan akan membatalkan ancaman tersebut, para pelaku pasar membacanya sebagai langkah lain menuju inflasi berkelanjutan. Sementara itu, Presiden Trump, yang mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran, sambil mengatakan bahwa ia tidak lagi bersedia bernegosiasi dengan Teheran. Di sisi lain, Bank sentral Tiongkok membeli emas senilai $5,7 miliar pada paruh pertama tahun 2026. Sebagian besar tekanan pembelian Tiongkok ini terjadi pada kuartal kedua ketika harga emas sedang terkonsolidasi.
Ulasan Analisa Teknikal
Pada perdagangan hari Rabu, di pasar Asia harga emas nampak naik kendati AS – Iran semakin panas. Harga emas rebound menguji resistance $4130. Penurunan emas nampak terbatas di level $4080, sementara naiknya berpeluang menguji area $4138, $4153 hingga $4200. Emas turunnya tertahan di $4080/onz. Support emas menguji area $4044, $4020, $4000. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4200 hingga $4080. Trend pasar nampak bullish.







