1784779889532-kekea.jpgSumber Foto: metrotvnews.com

Harga Emas Berbalik Naik Karena Kekhawatiran Tarif Dagang Baru Kendati AS-Iran Masih Panas

Analisa

radityo - octaNews

23 Jul 2026 11:11 WIB

Emas bertahan di atas US$4.100 dan tetap dekat level tertinggi dua minggu karena didukung oleh kekhawatiran tarif dagang AS yang baru, di tengah memanasnya konflik AS-Iran. Meski begitu, lonjakan harga minyak membuat kekhawatiran inflasi tetap tinggi dan menahan ruang penurunan emas lebih lanjut. Spot gold naik 1,3% ke US$4.130,09 per ounce, sementara futures naik 1,4% ke US$4.134,95 per ounce.


Ulasan Analisa Fundamental

Reli emas dipicu oleh pemulihan teknis setelah emas berulang kali menguji area psikologis US$4.000 minggu lalu. Selain itu kekhawatiran masalah tarif dagang baru mendorong naiknya harga emas. Para analis menilai emas perlu menembus US$4.200 dengan meyakinkan agar kenaikan ini dianggap lebih solid. Sementara itu, harga minyak yang sempat menembus US$95 per barel kembali menghidupkan kekhawatiran inflasi global dan membuat pasar waspada terhadap sikap Fed. Data inflasi AS yang lebih lunak sempat menekan ekspektasi kenaikan suku bunga, tetapi reli minyak membatasi optimisme itu. Di sisi lain, Trump mengancam akan menyerang jembatan dan pembangkit listrik di Iran jika Teheran kembali menargetkan kapal di Selat Hormuz, sementara AS masih mengklaim terbuka untuk diplomasi. Namun, di lapangan serangan balasan terus berlanjut, Iran membalas dengan ancaman terhadap aset regional AS, dan risiko meluasnya konflik.

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Kamis, di pasar Asia harga emas nampak koreksi karena harga minyak melambung di atas $85/barell. Harga emas rebound menguji resistance $4166. Penurunan emas nampak terbatas di level $4100, sementara naiknya berpeluang menguji area $4166, $4200 hingga $4200. Emas turunnya tertahan di $4106/onz. Support emas menguji area $4065, $4040, $4015. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4200 hingga $4080. Trend pasar nampak bullish.  

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.