1784171572303-8d1y1.jpgSumber Foto: Investor.id

Harga Emas Naik Terbatas Menyikapi Turunnya Data PPI AS

Analisa

radityo - octaNews

16 Jul 2026 10:12 WIB

Harga emas naik ke sekitar $4.060 selama sesi awal Asia pada hari Kamis. Logam mulia ini pulih karena inflasi AS yang lebih rendah telah memicu harapan bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan kebijakan Juli mendatang. Inflasi produsen di Amerika Serikat, yang diukur dengan perubahan Indeks Harga Produsen (PPI), turun menjadi 5,5% YoY pada bulan Juni dari 6,0% pada bulan Mei (direvisi dari 6,5%).


Ulasan Analisa Fundamental

Angka PPI AS lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 6,2%. Secara bulanan, PPI turun sebesar 0,3%, dibandingkan dengan kenaikan 0,6% yang terlihat pada bulan Mei (direvisi dari 1,1%) dan membaik dibandingkan dengan perkiraan tidak ada perubahan. Para pedagang memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga sekitar 10,2% pada pertemuan Fed bulan Juli, dibandingkan 16,6% sebelum data tersebut, menurut CME FedWatch Tool. Di sisi lain, meningkatnya permusuhan AS-Iran dan serangan udara di sekitar Selat Hormuz telah mendorong harga minyak mentah naik dan dapat mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat yang tinggi lebih lama, sehingga mengurangi daya tarik emas. BBC melaporkan bahwa AS telah melancarkan serangan baru terhadap Iran pada Rabu malam ketika Presiden AS Donald Trump memperingatkan Teheran
bahwa mereka "lebih baik bersikap baik".

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Kamis, di pasar Asia hargaemas kembali tertekan karena AS – Iran masih panas, kendati data PPI turun tajam. Harga emas turun ke level $4041, setelah naik di kisaran $4081 hari Selasa. Selanjutnya para investor tetap melihat perkembangan konfik Timur Tengah. Emas turunnya tertahan di $4017/onz. Resistance emas saat ini di $4066, $4081 hingga $4102. Support emas menguji area $4017, $3983, $3960. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4066 hingga $3960.  
Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.