1783914122098-o3qld.jpgSumber Foto: www.bittime.com

Harga Emas Turun Di Bawah $4.100 Karena Serangan AS Pada Iran Memicu Kekhawatiran Inflasi

Analisa

radityo - octaNews

13 Jul 2026 10:30 WIB

Harga emas turun menjadi sekitar $4.061 pada sesi awal Asia Senin. AS melancarkan serangan rudal baru terhadap Iran pada hari Minggu. Para pedagang menunggu laporan inflasi CPI AS bulan Juni pada hari Selasa. Harga emas turun di bawah $4.100 karena serangan baru AS-Iran memicu kekhawatiran inflasi. Selain itu, pasar juga akan mengamati pidato Kevin Warsh pekan ini, guna memastikan Langkah hawkish The Fed.

Ulasan Analisa Fundamental
Logam mulia ini memperpanjang penurunannya di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Para pedagang akan mengambil lebih banyak petunjuk dari rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juni, yang akan dirilis pada hari Selasa. Militer AS mengatakan bahwa mereka melancarkan serangan tambahan terhadap Iran pada hari Minggu yang bertujuan untuk lebih melemahkan kemampuan Republik Islam untuk menyerang kapal sipil yang melintasi Selat Hormuz, lapor Bloomberg. Serangan rudal yang terus berlanjut antara Washington dan Teheran telah meningkatkan biaya energi, memicu kekhawatiran inflasi baru dan memaksa Federal Reserve AS (Fed) untuk mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama. Namun demikian, jika laporan CPI menunjukkan hasil yang lebih rendah dari perkiraan, ini dapat menekan dolar AS. Sementara itu, pidato Kevin Warsh turut menjadi perhatian pekan ini.

Ulasan Analisa Teknikal 
Pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia harga emas kembali tertekan setelah AS – Iran saling serang. Harga emas turun ke level $4061, setelah ditutup di kisaran $4117 hari Jumat. selanjutnya para investor tetap melihat perkembangan konfik dan ekonomi AS. Emas turunnya tertahan di $4055/onz. Resistance emas saat ini di $4120, $4147 hingga $4160. Support emas menguji area $4055, $4040, $4021. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $40120 hingga $4000.
Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.