1786518737898-zsh6v.jpgSumber Foto: bing.com

Harga Emas Bergerak Dalam Range Terbatas, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Analisa

radityo - octaNews

12 Agu 2026 14:12 WIB

Harga emas bergerak moderat hari Selasa, kendati sempat terkoreksi dari level tertinggi dalam lebih dari dua bulan, di tengah kenaikan harga minyak dan sikap hati-hati sehari sebelum rilis data inflasi penting. Harga emas spot turun 0,5% menjadi $4.368,38/oz, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak awal Juni pada sesi sebelumnya. Lebih lanjut pasar akan mengamati laporan data CPI yang menjadi panduan inflasi AS malam ini.

Ulasan Analisa Fundamental

Harga minyak naik karena pasar masih diliputi ketidakpastian soal pembukaan kembali Selat Hormuz. Iran menegaskan pembukaan selat itu bergantung pada pemenuhan tuntutan AS, sementara Teheran juga membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington dan mengatakan pembicaraan hanya berlangsung melalui Oman. Di sisi lain, arus kapal melalui selat tersebut dilaporkan melambat tajam, yang ikut mendukung kenaikan harga minyak. Pasar juga terus memantau kabar diplomasi tidak langsung antara pihak-pihak terkait, tetapi belum ada terobosan yang benar- benar meyakinkan. Investor kini beralih ke data inflasi AS, yakni CPI dan PPI Juli, yang akan menjadi petunjuk penting bagi arah suku bunga The Fed. Ini penting setelah data tenaga kerja AS yang lemah pada Jumat lalu mendorong penyesuaian ekspektasi kenaikan suku bunga. Bila laporan CPI dirilis lebih tinggi akan menguatkan dolar dan menekan emas, demikianpula sebaliknya.

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Rabu, di pasar Asia harga emas bergerak netral, menguji resistance $4404/onz. Harga emas sebelumnya sempat koreksi ke $4360 karena ketidakpastian Timur Tengah. Hari ini naiknya emas didukung oleh prospek melambatnya inflasi. Turunnya emas tertahan di area support $4378, $4355 hingga $4334. Resistance emas menguji area $4404, $4435, $4462. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4334 hingga $4435. Trend pasar netral.


Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.