GBP/USD rebound di atas level 1.3300 dan membalikkan kerugian di awal
minggu karena penguatan dolar. Angka tenaga kerja Inggris hampir tidak
bergerak, dan reaksi pasar terhadap inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS
juga diredam.
Investor terus berfokus pada data hari Kamis untuk angka
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris terbaru untuk kuartal
pertama. Perkiraan median pasar memperkirakan kenaikan PDB QoQ,
mengantisipasi PDB Q1 naik menjadi 0,6% QoQ versus 0,1% di kuartal
sebelumnya. Pada basis tahunan, data PDB memperkirakan turun menjadi 1,2%
dari 1,5%.
Sementara itu, tingkat pengangguran ILO triwulanan Inggris sedikit lebih tinggi menjadi 4,5% seperti yang diharapkan, sementara Claimant Count Change pada bulan April naik jauh lebih sedikit dari yang diharapkan, naik menjadi hanya 5,2K. Namun, angka tersebut masih tidak sebaik kontraksi -16,9K pada bulan Maret dalam jumlah pekerja yang baru menganggur. Di sisi AS, inflasi IHK sedikit menurun di bulan April, dengan inflasi utama tahunan turun ke level terendah tiga tahun. Namun, strategi perdagangan pemerintahan Trump yang memberlakukan tarif tiga digit pada mitra dagang utamanya sendiri diperkirakan akan kembali berlaku mulai bulan Mei, dan para ahli pasar secara luas memperkirakan ini akan menjadi laporan IHK terakhir yang layak untuk sementara waktu.
Artikel Lain:

Saham Wall Street Merosot Terseret Penurunan Nvidi ...
30 Des 2025 12:54 WIB

Harga Emas Anjlok Dipicu Meredanya Geopolitik dan ...
30 Des 2025 12:45 WIB

Klaim Pengangguran, Penjualan Rumah Tertunda, Risa ...
29 Des 2025 12:51 WIB

Harga Emas Dibuka Anjlok Pasca Trump Beri Signal R ...
29 Des 2025 12:40 WIB

Harga Minyak Naik, Pasar Melihat Prospek Pertumbuh ...
24 Des 2025 12:33 WIB

Harga Emas Kembali Menguat di Tengah Data GDP AS Y ...
24 Des 2025 12:25 WIB

Trump Keluarkan Ultimatum Ketua Fed Baru Setelah P ...
24 Des 2025 11:26 WIB
Sumber Foto: corporatefinanceinstitute.comPoudsterling Inggris Menguat, Pasar Menanti Rilis Data PDB Hari Kamis
berita
radityo - octaNews
14 Mei 2025 11:07 WIB
Disclaimer :
Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.