Presiden AS Donald Trump berpotensi meredakan kekhawatiran biaya hidup warga Amerika melalui kesepakatan damai Rusia-Ukraina serta de-eskalasi ketegangan dengan Iran, menurut analis Citi. Kemajuan diplomatik ini bisa menekan harga energi global, yang pada gilirannya menurunkan inflasi domestik.
Pertemuan Kunci di Jenewa
Perwakilan AS dan Iran bertemu di Jenewa pada Selasa untuk membahas program nuklir Iran, di tengah ketegangan militer yang memanas. Presiden Trump mengancam tindakan tegas jika negosiasi gagal mencapai kesepakatan.
Sementara itu, negosiator Ukraina-Rusia menggelar pertemuan dua hari dengan mediasi AS. Trump mendorong Kyiv menerima proposal damai untuk mengakhiri perang Eropa terbesar sejak 1945, meskipun harapan terobosan tetap rendah.
Tantangan Domestik di AS
Inflasi yang melebihi 2% mempertahankan suku bunga di level tertinggi dua dekade, menekan rumah tangga berpenghasilan rendah meskipun ekonomi AS tetap tangguh. Isu keterjangkauan hidup menjadi kunci dalam pemilu paruh waktu November mendatang, yang mengancam mayoritas Partai Republik Trump di Kongres.
Proyeksi Citi: Dampak Positif Ekonomi
Menurut Citi, kesepakatan damai musim panas bisa menurunkan harga minyak Brent ke US$60-62 per barel, disertai penurunan premi solar dan bensin. Hal ini berpotensi memicu deflasi impor, mempercepat pemangkasan suku bunga Federal Reserve, serta meringankan harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU bagi warga AS.







