Harga emas stabil di sesi Asia pada Jumat ini (27 Februari 2026) setelah perundingan nuklir AS-Iran diperpanjang, dengan ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tarif perdagangan AS menjadi pendorong utama minat safe haven. Meski data tenaga kerja AS membaik, PDB Q4 2025 melambat menjadi 1,4% annualized, memicu spekulasi penurunan suku bunga.
Analisis Fundamental
Harga emas spot stabil di sekitar US$5.175-5.192 per troy ounce pagi ini, naik tipis 0,13% dari penutupan Kamis setelah naik 0,4% menjadi US$5.192,28. Ketegangan AS-Iran mendominasi, dengan perundingan di Geneva berlanjut minggu depan di tengah ancaman militer Trump jika Teheran tolak kesepakatan, termasuk pembatasan pengayaan uranium di bawah 5%. Di AS, putusan Mahkamah Agung membatalkan sebagian besar tarif Trump berdasarkan IEPA 1977, tapi presiden merespons dengan tarif baru via kerangka hukum lain, menambah kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Analisis Teknikal
Pada Kamis, emas spot naik terbatas ke US$5.205 per ounce sebelum stabil di US$5.192 pagi Jumat, didorong ketidakpastian negosiasi AS-Iran dan tarif. Tren naik berlanjut dengan resistance di US$5.205, US$5.230, US$5.250, hingga US$5.280; support terbatas di US$5.172, US$5.140, hingga US$5.115. Perkiraan pergerakan hari ini dalam rentang US$5.140-US$5.250, dengan RSI moderat bullish di 59,65 dan harga di atas pivot US$5.150.







