harga-emas-turun-tertekan-oleh-penguatan-dolar.jpgSumber Foto: antaranews.com

Harga Emas Turun Tertekan Oleh Penguatan Dolar, Kendati Harapan Perdamaian AS - Iran Positif

analisa

radityo - octaNews

17 Apr 2026 13:44 WIB

Harga emas mengalami tekanan di perdagangan Asia pada Jumat ini, seiring pasar menanti perkembangan lebih lanjut dari pembicaraan gencatan senjata antara AS dan Iran. Meski data inflasi AS yang lemah serta pelemahan dolar sebelumnya mendukung kenaikan harga emas, pemulihan dolar AS hari ini membatasi momentum tersebut. Harga emas spot turun 0,2% menjadi $4.782,34 per ons, sementara emas berjangka merosot 0,1% ke $4.803,29 per oz.

Ulasan Analisis Fundamental

Secara mingguan, harga emas spot justru naik sekitar 0,9%, didorong harapan gencatan senjata AS-Iran serta kesuksesan AS menengahi perjanjian 10 hari antara Israel dan Lebanon. Namun, kenaikan ini dibatasi oleh kekhawatiran dampak inflasi dari konflik Iran, terutama dengan harga minyak yang tetap tinggi akibat potensi gangguan pengiriman di Selat Hormuz. Harga spot masih terperangkap dalam kisaran $4.700–$4.900 per oz sejak pekan lalu, tanpa tanda-tanda terobosan signifikan. Tekanan tambahan muncul dari rebound dolar AS pada Kamis, dipicu data ekonomi AS yang membaik; Indeks Dolar naik 0,1% ke 98,22, seiring sentimen risiko yang pulih berkat prospek de-eskalasi.

Ulasan Analisis Teknikal

Pada Kamis, harga emas bergerak bearish setelah menembus support $4.788 per oz, memicu sentimen wait-and-see di tengah pantauan negosiasi AS-Iran. Kini, harga terlihat naik terbatas menguji resistance $4.815 per oz; jika tertembus, berpotensi menuju $4.855 dan $4.915. Sebaliknya, penurunan bisa menguji support $4.765, $4.730, hingga $4.695. Untuk hari ini, emas diprediksi bergerak dalam rentang $4.695–$4.815 per oz.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.