harga-minyak-mentah-turun-pasar-optimis-negosiasi-perdamaian-berlanjut.jpgSumber Foto: jawapos.com

Harga Minyak Mentah Turun, Pasar Optimis Negosiasi Perdamaian Berlanjut

berita

radityo - octaNews

14 Apr 2026 14:10 WIB

Harga minyak anjlok lebih dari 2% pada perdagangan awal Asia Selasa (14 April 2026), saat pasar menimbang dampak blokade AS atas Iran dan peluang pembicaraan gencatan senjata lanjutan. Kontrak WTI turun 2,1% ke US$90,98 per barel, sementara Brent juga merosot serupa. Sentimen terkoreksi setelah lonjakan sesi sebelumnya, karena pelaku pasar melihat belum ada eskalasi baru yang mengganggu pasokan secara signifikan.

Data pelacakan kapal tanker menunjukkan sebagian besar kapal kargo menghindari Selat Hormuz, meski beberapa masih melintas dalam dua hari terakhir. Blokade ganda AS efektif membatasi ekspor minyak Iran, tapi belum memicu kekurangan global.

Iran tetap menolak negosiasi baru terkait program nuklir dan tuntutan AS, namun laporan intelijen menyebut mediator di Asia dan Timur Tengah aktif memfasilitasi dialog de-eskalasi.

Hal ini menimbulkan volatilitas: potensi gangguan pasokan besar jika konflik memburuk, versus penurunan harga jika gencatan senjata bertahan.

Secara keseluruhan, pasar minyak kini menyeimbangkan dua sisi—risiko suplai ketat versus optimisme diplomatik—dengan bias bearish jangka pendek kecuali ada katalis eskalasi.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.