harga-emas-bisa-lanjut-koreksi-jelang-rilis-nonfarm-payroll-as.jpgSumber Foto: katakabar.com

Harga Emas Nampaknya Lanjut Koreksi Menjelang Rilis Data Nonfarm Payroll AS

analisa

radityo - octaNews

8 Jan 2026 11:52 WIB

Harga emas terkoreksi dalam perdagangan Eropa pada Rabu (7 Januari 2026) setelah kenaikan tajam di awal pekan. Investor mengambil keuntungan (profit-taking) sementara pasar menimbang risiko geopolitik yang meningkat dan menanti data ekonomi AS penting. Spot gold turun mendekati level $4.423 per ons setelah PMI Jasa ISM AS mengejutkan dengan kenaikan, menandakan momentum ekonomi yang lebih kuat. Indikator tenaga kerja yang solid meredam permintaan aset safe haven seperti emas.

Ulasan Analisis Fundamental

Meski demikian, ketidakpastian geopolitik tetap tinggi. Kesepakatan antara AS dan Venezuela belum sepenuhnya meredakan ketegangan, di mana mantan Presiden Trump sebelumnya menuntut akses penuh bagi AS dan perusahaan minyak Amerika ke ladang minyak Venezuela yang kaya. Trump mengancam intervensi militer lebih lanjut jika tuntutan itu tak dipenuhi, bahkan menyatakan di media sosial bahwa Venezuela harus "menyerahkan" 30-50 juta barel minyak yang terkena sanksi ke Washington.

Perhatian pasar kini beralih ke data ekonomi AS akhir pekan ini, terutama laporan penggajian non-pertanian (Non-Farm Payrolls/NFP) yang dirilis Jumat (10 Januari 2026). Angka-angka tersebut akan berperan kunci dalam membentuk ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve sepanjang 2026, dengan potensi memengaruhi sentimen risiko global.

Ulasan Analisis Teknikal

Pada perdagangan Kamis (8 Januari 2026) pagi WIB, harga emas bergerak moderat di kisaran $4.460 per ons. Grafik harian menunjukkan koreksi lanjutan setelah rally awal pekan. Di sesi Asia, pergerakan tetap sideways menunggu data ekonomi hari ini.

Level Support Utama: $4.427, $4.397, hingga $4.374.

Level Resistance Utama: $4.466, $4.475, hingga $4.500.

Emas diproyeksikan bergerak dalam rentang $4.374–$4.474 hari ini, dengan potensi breakout tergantung rilis data AS.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.