harga-emas-kembali-tertekan-pasar-menanti-rilis-data-nfp-as.jpgSumber Foto: kritikel.id

Harga Emas Kembali Tertekan, Pasar Menanti Rilis Data NFP AS

analisa

radityo - octaNews

9 Jan 2026 13:05 WIB

Harga emas (XAU/USD) kehilangan momentum kenaikan pada perdagangan Kamis dan tertekan mendekati level $4.407 per ons. Tekanan ini muncul karena sentimen positif di kalangan investor menjelang rilis data tenaga kerja AS Nonfarm Payrolls (NFP) hari Jumat. Data ketenagakerjaan yang krusial ini diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang jalur penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed), yang pada akhirnya memengaruhi dinamika Dolar AS dan berpotensi mendorong harga emas lebih lanjut.

Ulasan Analisis Fundamental

Ekspektasi kebijakan Fed yang cenderung lunak, ditambah meningkatnya ketegangan geopolitik, terus menjadi pendorong utama bagi XAU/USD. Pada hari Kamis, emas bergerak dalam rentang terbatas, dengan harga saat ini berkisar di sekitar $4.460 setelah menyentuh puncak $4.483 di sesi Asia.

Dolar AS menguat secara jangka pendek didorong kenaikan imbal hasil obligasi AS dan antisipasi data NFP yang positif. Namun, penurunan emas tertahan oleh kekhawatiran geopolitik yang masih membayangi. Fokus pasar kini tertuju pada laporan NFP Desember, yang diproyeksikan menunjukkan penambahan 60 ribu lapangan kerja, sementara tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 4,5% dari 4,6% sebelumnya. Selain itu, Mahkamah Agung AS dijadwalkan mengumumkan keputusan terkait penggunaan kekuasaan darurat oleh Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif impor.

Ulasan Analisis Teknikal

Pada sesi Kamis, harga emas turun ke kisaran $4.407 per ons, dengan pergerakan grafik harian tampak moderat dalam tren channel. Di sesi Asia, kenaikan emas terbatas di level $4.483.

Penurunan harga mendapat dukungan di level support $4.445, $4.422, hingga $4.408. Sementara itu, potensi kenaikan tertahan di resistance $4.483, $4.500, dan $4.524. Secara keseluruhan, emas diprediksi bergerak dalam rentang $4.483 hingga $4.390 dalam jangka pendek, tergantung hasil data NFP.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.