penutupan-selat-hormuz-terus-berlangsung-harga-minyak-berpeluang-naik.jpgSumber Foto: idxchannel.com

Penutupan Selat Hormuz Terus Berlangsung, Harga Minyak Berpeluang Naik

berita

radityo - octaNews

5 Mar 2026 15:47 WIB

Harga West Texas Intermediate (WTI) terus menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, berayun di kisaran $74,80 per barel saat sesi perdagangan Asia pada Kamis (5 Maret 2026). Kenaikan ini dipicu oleh gangguan pasokan yang berkepanjutan akibat perang Timur Tengah yang memanas.

Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran telah memicu respons balasan dari Teheran, mengganggu infrastruktur energi vital di kawasan. Aliran minyak dan gas melalui Selat Hormuz—yang menyumbang sekitar seperlima pasokan minyak dan LNG global—terhambat parah. Akibatnya, ketegangan regional mendorong harga minyak mentah naik tajam.

Irak, produsen terbesar kedua OPEC, terdampak paling berat. Para pejabat mengonfirmasi kepada Reuters bahwa produksi dipangkas hingga 1,5 juta barel per hari (bpd) karena kendala penyimpanan dan ekspor yang terblokir. Jika situasi tak kunjung membaik, output bisa turun hingga 3 juta bpd dalam hitungan hari. Data MarineTraffic mencatat setidaknya 200 kapal tanker minyak dan LNG terjebak di lepas pantai Irak, Arab Saudi, serta Qatar. Badan angkatan laut Inggris (UKMTO) melaporkan delapan kapal diserang sejak Sabtu, termasuk tanker Safeen Prestige.

Eskalasi memuncak setelah kapal selam AS dilaporkan menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyebutnya sebagai "serangan pertama terhadap musuh sejak Perang Dunia II". Kampanye militer ini kini memasuki hari keenam, memicu kekhawatiran konflik berkepanjangan.

Analis Nikos Tzabouras dari Tradu.com memperingatkan bahwa kampanye AS selama 4-5 minggu ke depan, upaya Iran meregionalisasi konflik, serta penutupan efektif Selat Hormuz bisa menggeser keseimbangan penawaran-permintaan. Harga minyak mentah berpotensi menembus $100 per barel.

Respons AS mencakup tawaran Presiden Donald Trump untuk asuransi risiko dan pengawalan angkatan laut bagi kapal-kapal di Teluk Persia. Menteri Keuangan Scott Bessent juga mengumumkan langkah-langkah tambahan guna menstabilkan pasar energi kawasan.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.