Harga emas sedikit naik mendekati $4.060 pada sesi awal Asia Senin. Trump menunda serangan terhadap Iran dengan janji bahwa kesepakatan Hormuz hampir tercapai. Fed mempertahankan suku bunga tetap dan mengisyaratkan kenaikan suku bunga akhir tahun ini. Di sisi lain, laporan data tenaga kerja AS NFP dan Unemployment Rate turut akan dirilis pekan ini, di tengah gejolak geopolitik yang tetap di perhatikan perkembangannya.
Ulasan Analisa Fundamental
Trump membatalkan serangan militer yang direncanakan terhadap Iran dengan alasan "cepat" mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya dan pembukaan kembali penuh Selat Hormuz, menurut Bloomberg. Presiden AS menunda serangan tersebut dengan harapan akan adanya terobosan dan sebagai tanggapan atas permintaan dari Teheran dan negara-negara lain di kawasan itu, klaimnya di platform Truth Social miliknya pada hari Sabtu. Para pedagang akan memantau perkembangan AS- Iran dengan cermat. Kemajuan positif apa pun antara kedua negara dapat memberikan dukungan bagi logam mulia tersebut. Namun, ketidakpastian tetap tinggi karena para pejabat Iran mengatakan bahwa klaim Trump bahwa Teheran telah meminta jeda "tidak lain hanyalah kebohongan baru" dan bahwa Angkatan bersenjata Iran "dalam keadaan siaga tinggi dan siap untuk segala kemungkinan," menurut kantor berita Iran, Mehr.
Ulasan Analisa Teknikal
Pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia harga emas dibuka Gap Up ke $4083/onz paska penundaan serangan Trump. Sebelumnya harga emas turun ke $4083 namun berbalik turun menutup gap setelah Iran menyangkal upaya negosiasi. Hari ini naiknya emas tertahan di resistance $4083, sementara turunnya tertahan di area $4103, $4120 hingga $4141. Support emas menguji area $4045, $4021, $3995. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4045 hingga $4140. Trend pasar Netral.







