1788842263780-zle8e.jpgSumber Foto: bing.com

Harga Emas Naik Terbatas Dibayangi Oleh Kebijakan The Fed Yang Hakish

Analisa

radityo - octaNews

8 Sep 2026 11:37 WIB

Harga emas menguat pada hari Selasa karena penguatan tajam yen Jepang menekan dolar dan meningkatkan permintaan terhadap emas, meskipun resiko inflasi energi yang terus berlanjut membatasi kenaikan tersebut. Investor juga memantau data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini untuk mendapatkan petunjuk mengenai langkah suku bunga Federal Reserve selanjutnya. XAU/USD naik 0,5% menjadi $4.430,40 per ons.

Ulasan Analisa Fundamental

Emas pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya seiring yen Jepang yang melanjutkan reli tajamnya terhadap dolar. Yen mendekati level terkuatnya tahun ini setelah memperpanjang reli yang dimulai pekan lalu. Para pedagang semakin bertaruh bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga. Langkah ini juga turut melemahkan dolar, yang biasanya memiliki hubungan terbalik dengan emas. Pemulihan terbaru ini terjadi setelah emas turun tajam pekan lalu dan sejak saat itu lebih banyak diperdagangkan di sekitar level $4.400. Namun, kenaikan emas dibatasi oleh risiko inflasi yang terkait dengan gangguan di sekitar Selat Hormuz. Harga minyak naik setelah kembali terjadinya bentrokan antara AS dan Iran, yang menyebabkan minyak mentah Brent mendekati $100 per barel. Prospek The Fed dan data inflasi tetap menjadi faktor kunci. Pasar terus memperhitungkan peluang sekitar 60% untuk kenaikan suku bunga The Fed pekan depan.

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Selasa, di pasar Asia harga emas mengalami kenaikan. Penguatan yen, menekan dolar dan menguntungkan emas, namun kebijakan Hawkish the Fed membatasi naiknya emas. Pasar ingin memastikan laporan data CPI AS untuk mengkonfirmasi status inflasi terkait kebijakan suku bunga. Turunnya emas tertahan di area support $4405, $4380 hingga $4362. Resistance emas menguji area $4440, $4464, $4494. Emas diperkirakan bergerak dalam range $4450 hingga $4360.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.