Harga emas kembali naik ke kisaran $4.400 pada sesi awal perdagangan Asia hari Kamis. Pasar saat ini memperkirakan adanya peluang sekitar 60% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed minggu depan. Para pedagang menantikan data PPI AS bulan Agustus yang akan dirilis hari Kamis, menjelang laporan inflasi CPI. Harga emas (XAU/USD) pulih hingga mendekati level $4.400, mengakhiri tren penurunan selama tiga hari berturut-turut.
Ulasan Analisa Fundamental
Para pedagang akan memantau dengan cermat data inflasi penting AS akhir pekan ini, yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Reuters melaporkan pada hari Rabu bahwa Iran menyatakan telah menyerang 10 kapal di dekat Selat Hormuz setelah AS menenggelamkan lima kapal tanker minyak Iran; ini merupakan gelombang serangan terbesar terhadap kapal-kapal oleh kedua belah pihak sejak dimulainya perang yang telah berlangsung selama enam bulan tersebut. Ketegangan yang kembali memanas di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak telah memicu kekhawatiran inflasi serta memperkuat argumen bagi bank sentral AS untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan minggu depan. Para pedagang bersiap menghadapi rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS pada hari Kamis dan data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) pada hari Jumat.
Ulasan Analisa Teknikal
Pada perdagangan hari Kamis, di pasar Asia harga emas mengalami rebound. Namun naiknya harga minyak mentah, membatasi naiknya harga emas. Selain itu, pasar ingin meastikan laporan data CPI AS untuk mengkonfirmasi status inflasi terkait kebijakan suku bunga. Turunnya emas tertahan di area support $4380, $4359 hingga $4340. Resistance emas menguji area $4422, $4442, $4465. Emas diperkirakan bergerak dalam range $4422 hingga $4323.







