Harga emas naik pada hari Selasa, berada tepat di atas level $4.050 per ons karena investor menyeimbangkan ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran inflasi dengan minggu yang sibuk dengan data tenaga kerja AS yang dapat membentuk langkah kebijakan Federal Reserve selanjutnya. XAU/USD naik sebesar 0,2% menjadi $4.065,95/onz. Pasar juga menanti laporan data tenaga kerja AS, akhir pekan ini.
Ulasan Analisa Fundamental
Harga emas bergerak dalam range pada perdagangan hari selasa karena investor mempertimbangkan ketidakpastian geopolitik yang masih ada dibandingkan dengan ekspektasi bahwa harga energiyang lebih tinggi dapat membuat suku bunga AS tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Minyak mentah Brent melonjak lebih dari 20% pada bulan Juli setelah pertempuran antara Amerika Serikat dan Iran kembali terjadi. Menambah ketidakpastian geopolitik, Iran mengatakan pada hari Senin bahwa tidak ada negosiasi dengan Amerika Serikat, bertentangan dengan komentar dari Presiden AS Donald Trump bahwa pembicaraan diplomatik akan segera terjadi. Pasar juga bersiap untuk serangkaian data pasar tenaga kerja AS yang padat minggu ini, termasuk laporan penggajian swasta ADP dan rilis penggajian non-pertanian pada hari Jumat, untuk petunjuk lebih lanjut apakah Fed perlu memperketat kebijakan lagi tahun ini.
Ulasan Analisa Teknikal
Pada perdagangan hari Selasa, di pasar Asia harga emas dibuka naik ke $4069/onz paska penundaan serangan Trump. Sebelumnya harga emas turun ke $4019 namun berbalik naik dan bergerak dalam range terbatas. Hari ini naiknya emas tertahan di resistance $4070, sementara turunnya tertahan di area $4045, $4020 hingga $3996. Resistance emas menguji area $4080, $4103, $4141. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4000 hingga $4103. Trend pasar Netral.







