bursa-saham-wall-street-naik-imbas-sentimen-gencatan-senjata-as.jpgSumber Foto: stockwatch.id

Bursa Saham Wall Street Naik Terimbas Sentimen Tawaran Gencatan Senjata AS

berita

radityo - octaNews

7 Apr 2026 11:40 WIB

Dow Jones Industrial Average (DJIA) hanya naik 120 poin atau 0,3% pada Senin, sesi perdagangan pertama setelah libur Jumat Agung. Kenaikan ini didorong reaksi positif terhadap laporan pekerjaan Maret yang melebihi ekspektasi, ditambah harapan gencatan senjata AS-Iran, meski data ISM Services memunculkan sinyal stagflasi.

Kinerja Indeks Utama

DJIA ditutup di sekitar 46.500, sempat mendekati 46.700 di awal sesi.
S&P 500 naik 0,4%, melanjutkan reli mingguan hingga 3%.
Nasdaq menguat 0,5% dengan reli mingguan 4,4%, mencatat minggu terbaik Wall Street sejak akhir November dan mengakhiri penurunan lima minggu berturut-turut.

Grafik di atas menunjukkan tren ISM Services PMI baru-baru ini, mencerminkan ekspansi sektor jasa AS meski melambat.

Data ISM Services Campuran

Indeks PMI Jasa ISM Maret turun menjadi 54 (dari 56,1 Februari, konsensus 55), tetap ekspansi ke-21 berturut-turut.
Sub-indeks kritis: Ketenagakerjaan 45,2 (kontraksi terendah sejak Desember 2023), Harga Dibayar melonjak ke 70,7 akibat biaya energi Iran, serta Pesanan Baru 60,6 (tertinggi sejak Februari 2023).
Ketua ISM Steve Miller menyoroti dampak konflik Timur Tengah terhadap harga gas dan diesel.

Minyak Naik, Gencatan Senjata Ditolak Iran

WTI Mei naik 0,7% di atas $112$112/barel; Brent +0,6% di atas $109$109.
Proposal Mesir-Pakistan-Turki untuk gencatan 45 hari plus buka Selat Hormuz ditolak Iran sebagai "tidak logis".
Trump mengancam serang infrastruktur Iran jika Selat tak dibuka Selasa, meski nada meredam pada Senin; analis Michael Rosen (Angeles Investments) waspadai gangguan energi berkepanjangan.

NFP Kuat tapi Upah Melambat

AS tambah 178.000 pekerjaan Maret (vs ekspektasi 60.000), didominasi sektor kesehatan (+76.000 pasca mogok Kaiser); pengangguran 4,3%.
Upah rata-rata +0,2% MoM (YoY 3,5%, terendah sejak Mei 2021); revisi Februari: -133.000 (dari -92.000).
FedWatch beri 77,5% peluang suku bunga stabil 3,50%-3,75% di FOMC April.

Fokus Inflasi Akhir Pekan

Investor pantau final Q4 GDP + PCE deflator Kamis (inflasi favorit Fed), serta CPI Maret (Februari: 2,4% YoY) sebagai kunci kebijakan di tengah tekanan energi.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.