Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah pada Selasa sore, dalam apa yang disebut militer AS sebagai serangan mendadak. Namun, seluruh rudal berhasil dicegat dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM). CENTCOM menyatakan melalui unggahan di X bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan dari Iran sekitar pukul 17.45 ET. Komando tersebut menegaskan bahwa semua rudal balistik yang datang berhasil dihancurkan dan pasukan AS tetap dalam kondisi siaga tinggi. Pentagon belum mengungkapkan jumlah rudal yang ditembakkan maupun lokasi pasti instalasi AS yang menjadi sasaran. Serangan ini mengakhiri jeda empat hari dalam baku tembak langsung antara Washington dan Teheran, sekaligus meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi baru setelah sempat ada sinyal diplomatik yang singkat. Presiden Donald Trump sebelumnya menunda serangan udara AS terhadap Iran pekan lalu untuk memberi ruang bagi diplomasi, seraya mengatakan bahwa Washington dan Teheran sedang melakukan “pembicaraan yang baik.” Namun, ia juga memperingatkan bahwa operasi militer akan dilanjutkan jika negosiasi gagal. Di sisi lain, Iran membantah bahwa perundingan formal sedang berlangsung, meski kontak melalui pihak ketiga disebut masih terus terjadi.
Artikel Lain:

Harga Emas Turun Karena Iran Serang AS Keputusan F ...
29 Jul 2026 11:15 WIB

Trump Inginkan The Fed Pangkas Suku bunga Bila Kon ...
28 Jul 2026 11:22 WIB

Harga Emas Turun Menjelang Keputusan Suku Bunga Th ...
28 Jul 2026 11:13 WIB

Faktor Penggerak Pasar AS Sepekan Kedepan: Kebijak ...
27 Jul 2026 11:20 WIB

Emas Rebound Di Atas $4.100, Diplomasi Iran Mereda ...
27 Jul 2026 11:09 WIB

Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata yang Didukung A ...
24 Jul 2026 11:05 WIB

Harga Emas Turun 2% Setelah Penguatan Dolar dan Na ...
24 Jul 2026 10:56 WIB
Sumber Foto: indopolitika.comIran Tembakkan Rudal ke Pasukan AS di Timur Tengah, Gencatan Senjata Rusak
Analisa
radityo - octaNews
29 Jul 2026 11:04 WIB
Disclaimer :
Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.