Harga emas dan perak melonjak ke level rekor tertinggi, didorong oleh intensitas Presiden Donald Trump yang semakin kuat untuk mengakuisisi Greenland. Langkah ini memicu kekhawatiran perang dagang baru antara AS dan Eropa. Harga emas spot naik hingga 2,1% mendekati $4.700$4.700 per ons, sementara perak meroket 4,4% karena agresivitas Trump melemahkan dolar AS dan mendorong permintaan aset safe haven.
Ulasan Analisis Fundamental
AS berencana mengenakan tarif impor pada delapan negara Eropa—termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris—yang menentang rencana akuisisi Greenland. Kekhawatiran ini memperkuat reli emas yang telah memecahkan rekor, dengan kenaikan sekitar 70% dalam 12 bulan terakhir. Investor berhamburan ke aset ini dalam beberapa minggu belakangan, di tengah ketegangan geopolitik yang memuncak dan serangan Trump terhadap independensi Federal Reserve.
Tarif 10% dari AS akan mulai berlaku 1 Februari 2026, naik menjadi 25% pada Juni. Para pemimpin Eropa sedang membahas respons, termasuk bea masuk balasan senilai $108$108 miliar terhadap barang-barang AS. Ancaman Trump terhadap Fed juga menekan nilai dolar, yang pada gilirannya menguntungkan emas sebagai lindung nilai inflasi dan ketidakpastian.
Ulasan Analisis Teknikal
Pada perdagangan Senin (19 Januari 2026), emas bergerak naik dengan membuka gap, menguji resistance di $4.690/onz$4.690/onz sebelum terkoreksi ke $4.653$4.653. Hari ini, pernyataan Trump masih memicu sentimen negatif di pasar. Emas tampak menguji resistance kunci di $4.690$4.690, $4.708$4.708, hingga $4.730$4.730.
Koreksi emas tertahan kuat di support $4.653/onz$4.653/onz; jika tembus, waspadai target turun ke $4.640$4.640 hingga $4.622$4.622. Secara keseluruhan, emas diprediksi bergerak dalam rentang $4.640$4.640 hingga $4.708$4.708 dalam sesi perdagangan hari ini.







