harga-emas-tertekan-negosiasi-gagal-mendorong-harga-minyak-naik.jpgSumber Foto: pikiran-rakyat.com

Harga Emas Tertekan, Kegagalan Negosiasi Mendorong Harga Minyak Naik dan Memicu Inflasi

analisa

radityo - octaNews

11 Mei 2026 11:32 WIB

Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada hari Senin setelah mencatatkan kenaikan mingguan, karena lonjakan harga minyak dan penguatan dolar AS menekan emas setelah Presiden Donald Trump menolak tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS. Harga emas spot turun 0,8% menjadi $4.677,82 per ons. Logam mulia ini naik lebih dari 2% pekan lalu di Tengah harapan kesepakatan perdamaian AS-Iran.

Ulasan Analisa Fundamental

Presiden Trump menggambarkan tanggapan terbaru Teheran terhadap kerangka perdamaian Washington sebagai "sama sekali tidak dapat diterima", meredam harapan akan terobosan jangka pendek dalam negosiasi AS-Iran. Minyak mentah Brent naik lebih dari 3% di atas $104 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik mendekati $99. Harga minyak yang lebih tinggi memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi dapat tetap tinggi secara global, berpotensi memaksa bank sentral, termasuk Federal Reserve AS, untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Hal itu menekan emas. Fokus investor kini beralih ke data inflasi AS yang akan datang dan kunjungan Trump ke China akhir pekan ini, di mana diskusi dengan Presiden China Xi Jinping diperkirakan akan mencakup Iran, perdagangan, dan keamanan energi global. Selain itu, laporan data CPI AS turut menjadi perhatian.

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Jumat, harga emas naik oleh optimism tercapainya negosiasi, namun fakta berkata lain, AS menolak proposal Iran dan menyerang kapal tanker Iran. Harga emas turun ke level $4670 pada pasar Asia hari Senin (11/05). Minggu ini data CPI akan dirilis. Naiknya emas nampak terbatas di resistance $4740, $4765 hingga $4802. Sementara turunnya harga emas menguji support $4657/onz, bila terlewati, melanjutkan ke $4635, $4606. Emas hari Senin, diperkirakan dalam range antara $4740 hingga $4635.  

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.