Harga emas spot naik 0,8% ke $4.191,43/oz, tetapi kontrak berjangka turun 0,9% ke $4.209,70/oz; perak dan platinum juga sedikit menguat. Penguatan dolar dan ekspektasi suku bunga lebih tinggi dari Fed menekan emas, sementara kemajuan perundingan AS–Iran mendorong sentimen risiko dan menekan premi geopolitik. Namun di pasar Asia Selasa, harga emas Kembali tertekan ke level $4148. Nampaknya pasar akan mencermati laporan inflasi dan PDB AS.
Ulasan Analisa Fundamental
Kebijakan Fed: SEP menunjukkan proyeksi yang lebih hawkish (setidaknya satu kenaikan 25 bp tahun ini), ketua baru Kevin Warsh menegaskan fokus pada pengendalian inflasi dan membentuk gugus tugas — faktor yang secara struktural menekan emas. Di sisi lain data Inflasi PCE AS akan dirilis minggu ini, pasar akan memastikan bagaimana perkembangan inflasi dan pengaruhnya terhadap suku bunga. Geopolitik: Perundingan di Swiss dan pembukaan kembali sementara Selat Hormuz menekan harga minyak (menurunkan tekanan inflasi), namun ledakan baru antara Israel dan Hizbullah serta ancaman Trump terhadap Iran menunjukkan risiko pembalikan tetap ada. Bila antara Israel dan Libanon tidak
menghentikan aktivitas saling serang, nampaknya hal itu dapat mempengaruhi proses perdamaian yang telah dirancang saat ini, karena Iran menghentikan proses tersebut di Tengah kesepakatan yang akan ditanda tangani dengan AS.
Ulasan Analisa Teknikal
Pada perdagangan hari Senin, di pasar Asia, harga emas turun ke Level $4148, kendati hari senin sempat naik ke $4220, emas terlihat moderat. Beberapa analis memperingatkan spekulator waspada terhadap penurunan lebih lanjut yang bisa menguji support sekitar $4.000/oz. Hawkish the Fed menekan emas, Resistance emas saat ini di $4198, $4220 hingga $4250. Sementara turunnya emas menguji support $4132/onz, $4100, $4082. Emas hari ini diperkirakan bergerak dalam range antara $4200 hingga $4100.







