emas-mempertahankan-trend-positif-karena-pelemahan-usd-dan-negosiasi-as-iran.jpgSumber Foto: economy.okezone.com

Emas Mempertahankan Trend Positif Karena Pelemahan USD dan Pantauan Pasar Terhadap Hasil Negosiasi AS–Iran

analisa

radityo - octaNews

26 Feb 2026 10:49 WIB

Emas terus menunjukkan tren positif untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh gejolak perdagangan akibat tarif global baru Presiden Trump dan ketegangan geopolitik menjelang pembicaraan nuklir AS-Iran di Jenewa hari ini. Pelemahan Dolar AS akibat pandangan dovish terhadap kebijakan Federal Reserve juga turut mendukung kenaikan harga emas spot ke sekitar $5.180 per ons.

Analisis Fundamental

Harga emas rebound pada sesi Asia Rabu (25/2/2026) setelah sempat turun, memulihkan kerugian sebelumnya berkat ketidakpastian tarif dagang Trump yang naik menjadi 10-15% terhadap mitra dagang. Pembicaraan nuklir AS-Iran yang dilanjutkan hari Kamis (26/2) di Jenewa, di tengah peringatan Trump soal kemampuan rudal Iran, mendorong permintaan safe-haven. Meski harapan pemotongan suku bunga Fed memudar karena pernyataan pejabat Fed yang menyoroti inflasi dan tenaga kerja, emas tetap didukung sentimen risiko global.

Analisis Teknikal

Pada penutupan Rabu (25/2/2026), emas spot ditutup naik di $5.171,84 per ons, memantul dari $5.135 pada 24/2. Tren naik berlanjut dengan resistance utama di $5.222, $5.250, hingga $5.285, sementara support terbatas di $5.155, $5.120, dan $5.093. Harga diperkirakan bergerak dalam rentang $5.155–$5.250 dalam sesi mendatang, dengan perhatian pada hasil negosiasi AS-Iran yang berpotensi dilanjutkan Jumat (27/2).

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.