dolar-as-melemah-investor-pantau-perundingan-iran-dan-sidang-warsh.jpgSumber Foto: pikiran-rakyat.com

Dolar AS Melemah, Investor Pantau Perundingan Iran dan Sidang Warsh

berita

radityo - octaNews

21 Apr 2026 12:46 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) sedikit melemah ke 98,10 pukul 17:00 ET Senin (20 April 2026), tertekan kekhawatiran perundingan damai AS-Iran pasca-penyitaan kapal kargo Iran serta kehati-hatian trader menjelang sidang konfirmasi Kevin Warsh sebagai Ketua Fed. Meski sempat menguat awal sesi karena eskalasi di Selat Hormuz, DXY gagal bertahan di atas 98,20.

Eskalasi Hormuz Bayangi Negosiasi AS-Iran

Komando Pusat AS mengonfirmasi pasukannya menembaki dan melumpuhkan kapal kargo Iran M/V Touska setelah mengabaikan peringatan selama 6 jam. Media resmi Iran bersumpah balas dendam. Presiden Trump menyatakan Wakil Presiden JD Vance berangkat ke Pakistan untuk melanjutkan dialog, meski jadwal simpang siur—Selasa menurut NY Post, atau "segera" per CNN.

Gencatan senjata dua minggu berakhir Rabu; sinyal bertolak belakang dari kedua pihak membuat pasar ragu akan kelanjutannya.

Sidang Konfirmasi Warsh Jadi Sorotan

Sidang Senat untuk Kevin Warsh (eks Gubernur Fed, nominasi Trump akhir Januari) digelar Rabu pukul 10:00 ET. Pasar menanti isyarat Warsh soal kebijakan suku bunga di tengah konflik AS-Iran: pemangkasan untuk dukung ekonomi, kenaikan lawan inflasi minyak, atau sikap netral.

Analis Macquarie memprediksi sinyal dovish bisa tekan USD lebih dalam, terutama dengan inflasi inti AS tinggi dan persepsi Fed "lunak" dibanding bank sentral lain.

PBoC Stabilkan Suku Bunga

Bank Rakyat Tiongkok (PBoC) mempertahankan LPR setelah data PDB kuat. Minggu depan, banjir keputusan moneter global berpotensi tambah volatilitas DXY.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.