1782276625876-tx32o.jpegSumber Foto: bareksa.com

Prediksi Naiknya Suku Bunga The Fed Terus Menekan Harga Emas

Analisa

radityo - octaNews

24 Jun 2026 11:50 WIB

Harga emas turun hampir 2% pada hari Selasa, tertekan oleh dolar AS yang menguat yang didorong oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Sementara itu, sentimen risiko mereda karena aksi jual saham teknologi global lebih besar daripada meredanya kekhawatiran geopolitik dan penurunan harga minyak. Harga emas spot turun 1,9% menjadi $4.110,11/oz. Spekulasi kenaikan suku bunga Fed meningkat.

Ulasan Analisa Fundamental

Bank sentral pada Rabu lalu mengungkapkan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) yang jauh lebih agresif daripada yang diperkirakan. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) kini mengantisipasi kenaikan suku bunga tahun ini untuk mengatasi guncangan inflasi yang disebabkan oleh melonjaknya harga minyak akibat perang Iran. Meskipun harga minyak anjlok dalam beberapa minggu terakhir. Menurut alat CME FedWatch, kemungkinan kenaikan suku bunga seperempat poin pada pertemuan komite kebijakan moneter The Fed bulan Juli kini telah melonjak menjadi lebih dari 36% dari 8,5% seminggu yang lalu. Hal ini juga cenderung memperkuat dolar, dan indeks dolar AS pada hari Selasa memang lebih tinggi, mencapai level tertinggi sejak Mei 2025. Selanjutnya para investor akan kembali mengamati laporan data GDP dan PCE Inflation AS yang akan menjadi konfirmasi, apakah kondisi inflasi AS telah cukup mengkhawatirkan bank sentral AS.

Ulasan Analisa Teknikal

Pada perdagangan hari Rabu, di pasar Asia, harga emas turun ke Level $4068, kendati hari Selasa sempat naik ke $4145, emas terlihat down trend. Beberapa analis memperingatkan spekulator waspada terhadap penurunan lebih lanjut yang bisa menguji support sekitar $4.000/oz. Hawkish the Fed menekan emas, Resistance emas saat ini di $4120, $4145 hingga $4155. Sementara turunnya emas menguji support $4045/onz, $4024, $4000. Emas diperkirakan bergerak dalam range antara $4120 hingga $4000.
Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.