harga-emas-turun-karena-aksi-profit-taking-jelang-negosiasi-nuklir-as–iran.jpgSumber Foto: ebc.com

Harga Emas Turun, Dilanda Aksi Profit Taking Jelang Negosiasi Nuklir AS – Iran

analisa

radityo - octaNews

6 Feb 2026 13:12 WIB

Harga emas (XAU/USD) kembali melemah di bawah level $4.700 pada sesi awal perdagangan Asia Jumat ini, tertekan penurunan hingga 2,70% menuju $4.680 per ounce. Para trader mengambil keuntungan setelah kenaikan sebelumnya, di tengah pelemahan pasar ekuitas yang lebih luas.

Analisis Fundamental

Penurunan ini dipicu oleh aksi profit-taking, di mana trader menutup posisi emas untuk menyesuaikan kerugian di sektor ekuitas. Meredanya ketegangan geopolitik turut melemahkan permintaan emas sebagai aset safe-haven. Pejabat AS dan Iran mengonfirmasi pembicaraan diplomatik di Oman pada Jumat ini, yang berpotensi meredakan konflik nuklir.

Faktor lain termasuk kenaikan persyaratan margin awal oleh Chicago Mercantile Exchange (CME) untuk kontrak emas dan perak, memaksa trader menyetor jaminan lebih besar. Pelemahan saham teknologi juga memicu likuidasi posisi emas untuk memenuhi margin call. Pasar kini menanti rilis Indeks Sentimen Konsumen Michigan Februari, yang bisa memengaruhi sentimen risiko.

Analisis Teknikal

Pada Kamis, emas sempat tertekan hingga $4.655 per ounce sebelum rebound karena kondisi oversold. Kini, trader memantau hasil pembicaraan AS-Iran terkait nuklir. Level resistance utama berada di $4.850, $4.890, dan $4.940, sementara support kunci di $4.655, $4.620, hingga $4.542.

Emas diproyeksikan bergerak sideways dalam rentang $4.850–$4.540 dalam jangka pendek, tergantung sentimen geopolitik dan data ekonomi AS.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.