harga-emas-menjaga-trend-kenaikan-didukung-oleh-harapan-gencatan-senjata.jpgSumber Foto: bareksa.com

Harga Emas Menjaga Trend Kenaikan Didukung Oleh Harapan Gencatan Senjata Jangka Panjang

analisa

radityo - octaNews

10 Apr 2026 15:49 WIB

Harga emas kembali menguat pada perdagangan Kamis (10 April 2026), didorong pelemahan dolar AS dan sentimen positif di aset berisiko setelah Israel menyatakan kesediaan bernegosiasi langsung dengan Lebanon. Langkah ini menghilangkan salah satu poin perselisihan utama dalam gencatan senjata Iran yang masih rapuh. Spot emas (XAU/USD) naik 1% ke level $4.765,65 per ounce. Pasar kini beralih fokus ke laporan data inflasi AS (CPI) untuk Maret yang akan dirilis malam ini, diikuti rilis data lain pada Jumat.

Ulasan Analisis Fundamental

Terobosan negosiasi antara Israel dan Lebanon diharapkan memberikan dampak positif bagi stabilitas regional. Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyetujui perpanjangan gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa lalu. Sebelumnya, Teheran memperburuk prospek diplomatik dengan menuduh Washington dan Israel melanggar kesepakatan, bahkan menyebut kelanjutan pembicaraan perdamaian sebagai "tidak masuk akal".

Kondisi berubah drastis ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan: "Mengingat permintaan berulang Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya menginstruksikan pada pertemuan Pemerintah kemarin untuk membuka negosiasi langsung dengan Lebanon sesegera mungkin." Negosiasi tersebut akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah dan pembentukan hubungan damai antara kedua negara. Sementara itu, data ekonomi AS seperti CPI menjadi sorotan utama pada Jumat, yang berpotensi memengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Ulasan Analisis Teknikal

Pada Kamis, harga emas sempat terkoreksi ke level support $4.698/oz dalam tren naik keseluruhan, merespons serangan Israel ke Lebanon sebelumnya. Namun, tekanan jual terbatas berkat optimisme pasar terhadap gencatan senjata yang semakin stabil meski masih rapuh. Data CPI tetap menjadi katalisator kunci.

Support kunci: $4.715/oz (jika tembus, berpotensi turun ke $4.698 dan $4.670/oz).

Resistance utama: $4.805, $4.855, hingga $4.915/oz.

Proyeksi Jumat: Harga emas diprediksi bergerak dalam rentang $4.700–$4.855/oz, tergantung respons pasar terhadap CPI.

Dengan sentimen geopolitik yang membaik dan data inflasi AS di depan mata, emas berpeluang mempertahankan momentum bullish jangka pendek.

Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.