Harga Minyak Merangkak Naik, Emas Kembali TertekanSumber Foto: vietnam.vn

Harga Minyak Merangkak Naik, Emas Kembali Tertekan

Analisa

radityo - octaNews

20 Okt 2026 11:23 WIB

Harga emas turun karena dolar AS menguat dan imbal hasil obligasi naik, sementara minyak memangkas kerugian setelah eskalasi serangan Houthi terhadap fasilitas Saudi. Sentimen pasar tetap rentan karena krisis fiskal Prancis dan ketidakpastian kebijakan Fed. Emas spot turun 0,6% ke $4.140,52/oz. Penurunan dipicu penguatan dolar serta aksi jual obligasi: imbal hasil Treasury 10 tahun naik 4,3 bps ke 5,143%, dan obligasi 2 tahun naik 4,2 bps ke 4,778%.

Ulasan Analisa Fundamental

Krisis fiskal dan protes di Prancis mendorong imbal hasil obligasi Eropa naik, lalu menular ke pasar obligasi AS. Emas tetap bertahan di atas dukungan $4.000/oz sejak Agustus karena permintaan aset aman, kekhawatiran utang, permintaan investor Tiongkok, dan diversifikasi cadangan bank sentral. ANZ memperkirakan kenaikan emas terbatas dalam jangka pendek, tetapi berpotensi menembus $5.000/oz pada 2027 bila permintaan lindung nilai dan bank sentral berlanjut. Namun harga minyak Kembali naik tertopang setelah Houthi yang didukung Iran melancarkan operasi militer terhadap target Arab Saudi, termasuk fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, dan bandara King Khalid serta Abha. Emas menghadapi tekanan jangka pendek dari dolar kuat dan imbal hasil obligasi tinggi, tetapi risiko geopolitik, fiskal, dan permintaan bank sentral tetap menjadi penopang jangka menengah.

Ulasan Analisa Teknikal 

Pada perdagangan hari Selasa, di pasar Asia emas tertekan menguji support $4114, namun berbalik rebound ke level $4146. Harga emas tertekan oleh naiknya harga minyak mentah dunia yang menyentuh $98.30/barell, namun berbalik turun oleh pernyataan Trump yang mencabut sanksi kepada Rusia. Turunnya emas nampak menguji support di area $4104, $4080 hingga $4065. Sementara resistance emas menguji area $4154, $4174, $4200. Emas diperkirakan bergerak dalam range $4154 hingga $4080.




Disclaimer :

Transaksi perdagangan berjangka komoditi atau trading derivative memiliki potensi kerugian dan keuntungan yang tinggi, harap pastikan bahwa Anda mengambil tindakan yang tepat untuk dapat mengelolanya.